Pendidikan bukan hanya soal mengajar ilmu, tapi juga menumbuhkan cara berpikir yang benar.
Guru yang mampu menanamkan growth mindset akan membantu murid melihat tantangan bukan sebagai hambatan, melainkan kesempatan untuk berkembang.
Berikut 5 cara praktis untuk membangun growth mindset di sekolah:
1. Ubah Gagal Jadi Proses Belajar.
Biasakan mengatakan, “Belum bisa,” bukan “Tidak bisa.”
Dorong murid untuk melihat kesalahan sebagai bagian dari perjalanan menuju keberhasilan.
Guru perlu memberi ruang aman untuk mencoba dan gagal.
2. Beri Umpan Balik yang Membangun, Bukan Menghakimi
Alih-alih berkata “Nilaimu jelek,” katakan “Kita lihat apa yang bisa diperbaiki dari jawabanmu.”
Feedback yang positif membantu murid fokus pada usaha, bukan sekadar hasil.
3. Tekankan Nilai Usaha, Bukan Hanya Hasil
Apresiasi proses belajar murid, misalnya:
“Bagus, kamu sudah berani mencoba cara baru.”
Hal sederhana ini menumbuhkan kepercayaan diri dan ketekunan.
4. Jadikan Guru sebagai Teladan Mindset Tumbuh
Guru juga harus menunjukkan bahwa ia terus belajar.
Katakan dengan jujur, “Bapak/Ibu juga sedang belajar hal baru, yuk kita cari tahu sama-sama.”
5. Gunakan Bahasa yang Menyemangati Perkembangan
Hindari kalimat yang menutup kemungkinan (“Kamu memang kurang pintar di sini”).
Ubah menjadi kalimat terbuka: “Kamu belum menguasai ini, tapi kamu bisa belajar lebih baik lagi.”
Kesimpulan:
Sekolah dengan growth mindset bukan hanya tempat belajar, tapi tempat tumbuh bagi murid dan guru.
Karena keberhasilan bukan tentang siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang tidak berhenti belajar.

